Inilah Perbedaan Antara Sapi, Kerbau, dan Banteng Yang Paling Jelas Terlihat

Medanternak – Kali ini akan kami jelaskan beda sapi, kerbau, dan banteng. Baik sapi, kerbau, maupun banteng termasuk ke dalam anggota familia Bovidae dan subfamilia Bovinae.

Pada kehidupan sehari-hari kita akan menjumpai hewan tersebut. Sebenarnya kita dapat membedakan mereka hanya dengan sekali lihat saja. Namun apabila kalau ditanya secara rinci mungkin untuk menjelaskan hal tersebut akan membuat anda sedikit kerepotan.

Banteng mempunyai ciri khusus yang membedakannya dengan sapi, yakni bagian putih pada kaki bagian bawah dan pantat, punuk putih, serta warna putih di sekitar mata dan moncongnya. Untuk lebih jelas mengenai perbedaan hewan tersebut silahkan simak penjelasan berikut ini.

Perbedaan Antara Sapi, Kerbau, dan Banteng

Inilah Perbedaan Sapi, Kerbau, dan Banteng Yang Perlu Diketahui

Karena Indonesia terdiri dari beribu-ribu suku bangsa, maka setiap daerah memiliki kebiasaan yang berbeda-beda. Di beberapa wilayah, kerbau dianggap hewan yang lebih istimewa. Salah satu contohnya pada masyarakat Minangkabau, mereka memiliki hidangan istimewa rendang kerbau yang harganya lebih mahal daripada rendang sapi.

Pada upacara adat Tedong Silaga di Toraja, kerbau dianggap sebagai hewan keramat. Terutama kerbau berwarna istimewa seperti hitam belang putih (tedong bonga) dan kerbau putih belang hitam (tedong saleko). Kedua jenis kerbau tersebut bisa berharga ratusan juta bahkan ada yang sampai milyar rupiah.

Sapi

gambar sapi

Sapi yang memiliki nama Binomial Bos Taurus ini kadang juga disebut sebagai lembu di beberapa daerah di Indonesia. Jadi lembu dapat dikatakan sama dengan sapi, dan hanya merupakan istilah penyebutan lain untuk sapi.

Perbedaan sapi dengan kerbau dan banteng adalah pada tanduknya. Sapi memiliki ukuran tanduk yang kecil dibandingkan kerbau dan banteng, namun sapi memiliki susu yang lebih besar dari kedua saudaranya tersebut.

Sapi dipelihara sebagai hewan ternak untuk dimanfaatkan terutama susu dan dagingnya. Di sejumlah tempat, sapi juga biasa dipakai sebagai hewan pembantu seperti menarik gerobak.

Ada sebuah informasi menarik, bahwa sapi bali walau meski disebut dengan nama sapi sebenarnya bukan sapi, namun sepantasnya disebut banteng.

Hal ini karena sapi tersebut adalah keturunan banteng. Penampilan sapi ini memang lebih mirip ke arah lelehurnya, namun masyarakat kita sudah terbiasa menyebutnya sebagai sapi.

Kerbau

Meskipun kerbau berasal dari subfamilia yang sama dengan sapi, namun kerbau berasal dari genus yang berbeda. Jika sapi berasal dari genus Bos, maka kerbau berasal dari genus Bubalus. Kerbau sendiri memiliki nama ilmiah Bubalus Bubalis.

Menurut Livescience, kerbau dan bison berasal dari keluarga yang sama, namun berbeda. Perbedaan kerbau dan banteng bisa dilihat dari penampilannya, tengkorak kepala kerbau lebih kecil dari banteng, dan kerbau suka mandi dikubangan lumpur sedangkan banteng tidak.

Kerbau memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat jika dibandingkan dengan sapi, karena mereka dapat hidup dengan baik walaupun kekurangan pakan. Kerbau memiliki ukuran tanduk yang sangat besar, rata-rata panjangnya 1 meteran. Jauh lebih panjang jika dibanding sapi.

Kerbau termasuk sebagai hewan yang cukup berbahaya jika disepelekan, sebab mereka terkenal kuat tenaganya dan sering menyerang tanpa sebab. Di tanah air masih jarang ada peternakan kerbau, apakah kalian tertarik untuk membudidayakannya?

Bobot kerbau dewasa dapat mencapai berat sekitar 300 Kg – 600 Kg. Kerbau liar dapat memiliki berat yang lebih besar lagi. Kerbau liar betina dapat mencapai berat hingga 800 kg, dan kerbau liar jantan dapat mencapai berat hingga 1,2 Ton. Tinggi rata-rata kerbau jantan di bagian pundak 1,7 meter.

Klasifikasi jenis kerbau sendiri masih belum pasti, namun ada beberapa yang mengelompokkan kerbau sebagai suatu spesies dengan tiga subspesies yaitu kerbau sungai (B. bubalis bubalis), kerbau rawa (B. bubalis carabanesis), dan kerbau liar (B. bubalis arnee).

Kerbau rawa memiliki kromosom dengan jumlah 48, sementara kerbau sungai memiliki 50 kromosom. Kedua subspesies ini masih dapat dikawinkan dan menghasilkan keturunan. Namun mereka tidak dapat berkembang biak dengan sapi yang memiliki 60 kromosom.

Baca juga: Cara Buat Kandang sapi modern.

Dulunya kerbau banyak dimanfatkan tenaganya yang besar untuk menarik balok. Namun sekarang kebanyakan dipakai untuk membajak sawah, karena kemampuan mereka bergerak di atas lumpur lebih baik daripada sapi.

Kadar lemak dari susu kerbau yang sangat tinggi. Susunya dapat menghasilkan produk olahan yang sangat lezat seperti keju Mozzarella dan Dadiah (sejenis yoghurt dari Minangkabau).

Kulitnya juga sering dipakai sebagai bahan sepatu, wayang kulit dan helm sepeda motor. Sementara dagingnya agak kurang diminati karena seratnya lebih kasar dan keras, jadi kurang empuk.

Banteng

Gambar Banteng

Banteng memiliki nama ilmiah Bos Javanicus,  mereka memiliki genus yang sama dengan sapi. Banteng dapat mencapai tinggi sekitar 1,6 meter pada bagian pundaknya dan panjang badan 2,3 meter. Berat banteng jantan biasanya sekitar 680-810 Kg sedangkan betinanya lebih ringan.

Banteng memiliki ciri khusus yang sangat jelas bila dibandingkan dengan sapi dan kerbau. Perbedaan banteng dengan sapi dan kerbau yakni terdapat warna putih pada kaki bagian bawah dan pantat, punuk putih, serta warna putih di sekitar mata dan moncongnya.

Banteng jantan berwarna biru-hitam atau coklat gelap. Tanduknya panjang melengkung ke atas, dan punuk di bagian pundak. sedangkan kulit betinanya berwarna coklat kemerahan, tanduknya pendek mengarah ke dalam dan tidak berpunuk.

Banteng umumnya aktif baik malam maupun siang hari. Tapi pada daerah pemukiman manusia, mereka beradaptasi sebagai hewan nokturnal.

Banteng sering terlihat berkelompok dengan kawanannya yang berjumlah dua sampai tiga puluh ekor. Banteng telah didomestikasi di beberapa daerah di Asia Tenggara dan Australia. Salah satu kerabat dekat banteng yang asli Indonesia adalah sapi bali.

Sapi bali memiliki beberapa keunggulan diantaranya yaitu kemampuan dalam mentolerir pakan, reproduksi yang tinggi, dagingnya berkualitas baik dan persentase karkasnya tinggi (bisa mencapai 57%), memiliki daya adaptasi terhadap lingkungan yang sangat baik.

Demikianlah perbedaan sapi, kerbau, dan banteng. Setelah baca informasi dari medanternak, kalian pasti sudah bisa membedakan kalau berjumpa dengan mereka kan??

Tinggalkan komentar