Pentingnya Kolostrum Yang Bagi Anakan Sapi Yang Baru Lahir

MedanternakKolostrum adalah susu atau ASI pertama yang dihasilkan setelah induk melahirkan. Kapan kolostrum keluar? Produksi kolostrum ini tidak berlangsung lama, susu ini hanya diproduksi selama 3 sampai 5 hari sejak proses kelahiran anakan.

Susu ini dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan bayi yang baru dilahirkan. Pedet sapi pada umur 1-4 hari harus segera mendapatkan asupan kolostrum. Biasanya anak sapi yang baru lahir apabila tidak memperoleh kolostrum akan terlihat lemas dan tidak bisa berdiri. Daya tahan tubuh mereka akan lebih lemah dari yang lainnya.

Gambar Kolostrum

Manfaat Penting Kolostrum Bagi Anak Sapi

Kolostrum telah digunakan oleh orang sejak lebih dari ratusan tahu yang lalu. Telah ada lebih dari 1.000 studi klinis yang menyatakan bahwa kolostrum terbukti aman dan efektif untuk kondisi klinis. Contohnya seperti virus, alergi, auto imun/Lupus, penyakit jantung, kanker, stres atletik, sindrom usus bocor, penyembuhan luka, dan memperbaiki otot.

Ada tiga kelompok besar manfaat kolostrum terpenting, yaitu:

  • Modulator Imunitas.
  • Faktor Pertumbuhan.
  • Faktor Nutrisi.

Untuk Modulator Imuntas(Kekebalan)

Faktor imun dapat menghalangi kuman patogen masuk usus (gastrointestinal), di mana 90% penyakit masuk melalui gastro intestinal sehingga perlu dilindungi.

Kolostrum bovine berisi antibodi alami yang kuat dikenal sebagai Immunonoglobulin G (IgG) yang jumlahnya 4X lebih banyak dibandingkan dengan kolostrum manusia.

Dikutip dari dinkes.bantulkab.go.id, bahwa studi membuktikan IgG dalam kolostrum bovine merupakan sistem imun pasif di And selain dapat melawan kuman patogen, juga dapat melawwan bakteri, jamur, dan racun seperti E coli, salmonela, shigela yersenia, radang pernafasan atas, radang paru , influenza, dan hepatitis.

Studi terhadap Imunoglobulin juga menunjukkan, Prolin Rich Polipeptida (PRP) dalam kolostrum dapat meningkatkan sistem imun yang turun dan menurunkan sistem imun yang terlalu aktif.

Riset menunjukkan bahwa ketika kita memasuki masa pubertas, faktor kekebalan dan faktor pertumbuhan dalam tubuh kita secara berangsur-angsur akan berkurang sampai hilang di mana saat itu manusia mengalami kematian.

Dinding usus merupakan permukaan kulit internal yang paling besar di mana dinding usus panjangnya adalah dua lapangan tenis ganda dan faktor imun dalam kolostrum dapat mencegah penyerapan toksin dan kuman patogen dari usus.

Ini sangat bermanfaat untuk menjadikan kulit internal lebih sehat dan sempurna. Jika Kolostrum dapat menyempurnakan kulit internal, apalagi kulit eksternal.

Komponen kolostrum dari faktor Imun adalah:

  • Imunoglobulin G (IgG).
  • Imunoglobulin M (IgM).
  • Imunoglobulin D (IgD).
  • Imunoglobulin E (IgE).
  • Imunoglobulin A (IgA).
  • Lactoferin.
  • Tranferin.
  • Glicoprotein.
  • Lactoalbumin.
  • Cytokines.
  • Proline Rich Polipeptide (PRP).
  • Lysozimes.
  • Gamma Globulin.
  • Lactoglobulin.
  • Complemen 3 & 4 (C3 & C4).
  • Kappa Kasim.
  • Alpha 2-AP Glycoprotein.
  • Alpha 1 Antitrypsin.
  • Alpha 2 Macroglobulin.
  • Orosomucoids Alpha-1 Proten dalam plasma.
  • Pre Albumin.
  • Albumin.
  • Oligosacarida.

Untuk Pertumbuhan

Kolostrum dapat merangsang pertumbuhan otot, tulang, jaringan saraf, jaringan ikat, tulang rawan, dan kulit, memperlambat penuaan, karena dapat merangsang pertumbuhan sel-sel yang mati atau rusak (regenerasi sel).

Baca juga: Panduan Cara Merawat Anak Sapi Agar Bisa Bertahan Hidup Sampai Besar.

Selain itu juga bermanfaat untuk penyembuhan luka, sering digunakan luka akibat trauma atau pembedahan. Faktor pertumbuhan juga dapat merangsang pembakaran lemak dan membentuk otot sesuai standar.

Komponen kolostrum dari faktor pertumbuhan:

  • Egp (Epitelial GRowth Factor).
  • FGF (Fibroblast Growth Factor).
  • IGF 1 (Insuli-like Growth Factor 1).
  • IGF 2 (Insuline-like Growth Factor 2).
  • GH (Growth Hormon).
  • TGF a (Transforming Growth Factor a).
  • TGF b (Transforming Growth Factor b).
  • PDGF (Platelete Derived Growth Factor).
  • GnRh (Gonadotropin – Relesing Hormon).
  • Prolactine.
  • Hormon Insulin.
  • Sulfur.

Nutrisi Kolostrum

Kolostrum terdiri dari vitamin, mineral dan asam amino yang berguna untuk melengkapi kandungan susu menjadi lebih sempurna.

Vitamin:

  • Vitamin B1 untuk metabolisme karbohidrat.
  • Vitamin B2 berguna memperbaiki jaringan, menghasilkan energi, untuk kesehatan mata.
  • Vitamin B6 berguna mengasilkan seretonin, pemanfaatan asam amino.
  • Vitamin B12 berguna membantu pertumbuhan sel.
  • Vitamin E berguna sebagai antioksidan, memperbaiki luka dan memberikan fungsi kekebalan.
  • Vitamin A berguna untuk mempertahankan sel dan pertumbuhan jaringan.
  • Asam folat berguna mempertahankan serangan dari kuman patogen.
  • Asam pentotenat berguna untuk metabolisme lemak, karbohidrat, dan protein.
  • Glikogen berguna untuk merubah glukosa menjadi energi ketika diperlukan jaringan.
  • Retinoic Acid, berguna untuk metabolisme vitamin A, melindungi dari virus herpes.

Mineral:

  • Fe – Menyimpan transportasi oksigen, energi.
  • Magnesium – Untuk relaksasi otot, menormalkan fungsi otak.
  • Zinc – Sintesa DND dan RNA, mengaktifkan vitamin A.
  • Phospor – Memperkuat tulang dan Gigi.

Asam Amino Esensial:

  • Isoleusin – Membantu pengembangan dan perbaikan otot, mengatur gula darah.
  • Leusin _ Memperbaiki otot, membantu penyembuhan luka, dan produksi hormon.
  • Histidine – Untuk pertumbuhan dan perbaikan jaringan.
  • Methionin – Antioksidan, sintesis kolagen, membantu kesehatan fungsi kardiovaskular.
  • Lysine – membantu penyerapan kalsium, mengatur antibodi, dan produksi enzim.
  • Threonine – Merangsang produksi antibodi.
  • Phenylalanine – Membantu fungsi neurotranmiter, memperbaiki suasana hati dan otak.
  • Valine – Mengatur energi, membantu pertumbuhan dan perbaikan jaringan otot.
  • Tryptophan – Merangsang produksi niacin.

Asam Amino Non Esensial:

  • Arigin – merangsang hormon pertumbuhan, fungsi imun, mempercepat penyembuhan luka dan pertumbuhan otot.
  • Cystine – Antioksidan dan digunakan dalam sintesis kolagen.
  • Asam Glutamat – membantu mengangkut kalium ke otak pada set ada gangguan neorology/syaraf.
  • Alanine – membantu metabolisme glukosa.
  • Tyrosine – mengatur Susan hati, dapat meningkatkan memori, menekan selera makan.
  • Glysine – mengurangi massa otot, membentuk pembentukan glikogen.
  • Proline – mempercepat penyembuhan luka dan sitesa kolagen.
  • Asam Aspartat – membantu sintesis DNA, RNA, Ig dan Antibodi, dan membantu metabolisme energi.
  • Serine – membantu metabolisme lemak dan pertumbuhan otot.

Tinggalkan komentar