Panduan Cara Merawat Anak Sapi Agar Bisa Bertahan Hidup Sampai Besar

Medanternak – Sebagai peternak, kita harus memiliki pengetahuan tentang cara merawat anak sapi atau pedet. Sebab sapi yang umurnya masih muda memiliki resiko kematian yang sangat tinggi. Oleh karena itu jangan pernah meremehkan tata cara perawatan terhadap anakan yang baru lahir.

Gambar Anak Sapi

Panduan Cara Merawat Anak Sapi Yang Baik dan Benar

Anak sapi yang sehat lahir dari indukan yang mendapatkan asupan pakan dengan nutrisi yang cukup. Makanan yang paling disarankan untuk induk sapi yang sedang bunting adalah pakan dengan kandungan protein tinggi. Penambahan molases pada pakan sapi juga diperbolehkan.

Sapi bunting harus terus dijaga jangan sampai perutnya kosong. Hal ini akan membantu produksi susu yang melimpah dan perkembangan tubuh janin di dalam kandungan agar optimal. Pastikan di dalam kandang juga selalu tersedia air minum yang bersih.

Sapi yang sedang bunting sangat membutuhkan kondisi yang relatif hangat dan bersih. Peternak harus selalu memastikan kandang dalam kondisi kering dan tidak pengap. Tubuh sapi yang bunting harus dibersihkan setiap pagi dengan campuran air bersih dan anti hama ringan.

Kita sebagai pembudidaya disarankan untuk menyediakan kandang bersalin khusus. Pastikan juga kandang yang akan digunakan jauh dari gangguan di sekitarnya. Selain itu, usahakan melepas sapi bunting ke lahan terbuka, dan membiarkannya bergerak bebas selama 1 – 2 jam.

Hal tersebut akan memberikan kesempatan bagi indukan untuk memperoleh udara dan sinar matahari, gerakan di ruang terbuka akan melancarkan peredaran darahnya. Tubuh sapi tersebut akan terlatih dan sehat sehingga staminanya terjaga pada saat akan melakukan persalinan.

Baca juga: Sapi PO (Peranakan Ongole) Hewan Kurban Pilihan Sejuta Umat.

Langkah Merawat Pedet Setelah Lahir

Sapi bunting harus ditempatkan di kandang bersalin yang bersih, kering, dan hangat pada saat akan melahirkan. Alasi lantainya dengan jerami kering yang bersih. Pada saat pedet akan lahir, peternak harus segera melakukan beberapa hal penting berikut ini:

  • Memastikan pedet bernapas dan sehat.
  • Membersihkan dan menghangatkan badannya.
  • Pemberian pakan dan minum pada pedet.

Memastikan Pedet Bernapas dan Sehat

Setelah pedet lahir, dibersihkan lendir yang ada di area hidung dan mulut pedet. Kemudian memeriksa kelancaran nafas pedet. Pembersihan rongga mulut dari lendir dengan menggunakan jari telunjuk. Jangan melakukan penjanturan pada pedet yang baru lahir karena dapat mengakibatkan kematian.

Langkah selanjutnya adalah menjaga agar tali pusat bersih dan tidak mengalami pendarahan/infeksi. Caranya, dengan mengoleskan larutan iodin 7% kepada potongan tali pusat agar steril, lalu mengikat potongan tersebut.

Membersihkan dan Menghangatkan Tubuh Pedet

Selanjutnya adalah membersihkan tubuh anak sapi yang baru dilahirkan. Biarkan induknya menjilati tubuh pedet, sehingga lendir pada tubuhnya lekas bersih. Dapat dibantu dengan menaburkan sejumput garam ke tubuh pedet, agar induknya terpancing untuk menjilati tubuh anaknya.

Pemberian Pakan dan Minum Pedet

Kurang lebih satu jam setelah lahir, anak sapi perlu segera mengonsumsi kolostrum. Konsumsi kolostrum harus berlanjut hingga 4 hari. Perut pedet belum berkembang sempurna. Untuk itu, dari hari ke-4 hingga disapih, peternak bisa memilih untuk memberikan pakan berupa susu murni, kolostrum asam, susu pengganti, atau susu afkiran.

Pemberian pakan bagi pedet harus diberi berdasarkan perhitungan bobot tubuhnya. Peternak dapat mulai menghentikan pemberian susu setelah dia mampu mengonsumsi konsentrat jika pedet telah berusia 1 – 2 bulan.

Cara merawat anak sapi sebelum dan sesudah dilahirkan ini dapat diaplikasikan dengan penyesuaian terhadap kondisi ternak yang dimiliki. Harga anak sapi yang dijual dipasaran tergantung pada kondisi dan jenis pedet sapinya.

Untuk harga anak sapi limosin sekitar Rp 10 juta – Rp 15 juta. Semoga informasi tadi bisa membantu anda para sahabat peternak sapi di Indonesia.

Tinggalkan komentar