8 Cara Ternak Kambing Dan Domba Modern Tanpa Ngarit Rumput Cocok Untuk Karyawan

Medanternak – Ngarit merupakan kegiatan mencari dan memotong rumput atau dedaunan yang dilakukan oleh para peternak. Hal ini biasanya dilakukan dengan bantuan alat yang berupa sabit/arit. Apakah bisa ternak kambing tanpa ngarit setiap hari? Mau ternak kambing kacang, jawa randu, etawa atau boer semuanya bisa diternak tanpa perlu mengarit setiap hari, asal tahu caranya. Bagaimana caranya? silahkan simak penjelasan kita di bawah selanjutnya.

Buat anda yang ingin ternak kambing tanpa ngarit rumput bisa mencoba salah satu cara berikut ini:

  • Membeli rumput.
  • Menggaji anak kandang.
  • Memakai pakan fermentasi.
  • Menggunakan limbah pertanian.
  • Memanfaatkan limbah industri.
  • Membuat silase.
  • Membeli konsentrat.
  • Sistim gaduh.

Gambar Cara Ternak Kambing Dan Domba Modern Tanpa Ngarit Rumput

Cara Ternak Kambing dan Domba Modern Tanpa Ngarit Rumput

Kegiatan mengarit rumput ini biasanya dilakukan oleh para petani yang pergi berladang ke kebun. Agar tidak pulang dengan tangan kosong, mereka biasanya mengarit rumput untuk dibawa pulang sebagai makanan ternak di rumah.

Setelah membaca artikel ternak kambing dengan modal 5 juta, banyak teman-teman yang tertarik untuk mencoba memelihara kambing dan domba sebagai usaha sampingan. Namun kebanyakan dari mereka terbentur masalah pakan.

Bagi anda yang tinggal di pedesaan, mencari rumput/mengarit mungkin tidak masalah, berbeda dengan rekan-rekan kita yang tinggal di kota. Mereka yang tinggal di perkotaan rata-rata karyawan kantoran yang kerjanya 4P (pergi pagi pulang petang), kebanyakan tidak ada waktu luang untuk mencari rumput.

Selain itu, di perkotaan lahan untuk mencari rumput juga sangat sulit untuk ditemukan. Oleh karena itu saya membuat artikel ini sebagai referensi bagi anda yang ingin budidaya kambing dan domba di kota. Caranya hampir sama dengan ternak sapi tanpa ngarit yang sudah banyak dilakukan oleh kawan-kawan kita.

Membeli Rumput

Cara pertama ini merupakan yang paling praktis dan mudah untuk dilakukan. Anda hanya perlu mengeluarkan sejumlah uang untuk membeli hijauan dari pencari rumput.

Di Medan(Sumatera Utara) rumput ukuran sekitar 50 Kg dijual dengan harga sekitar Rp 50.000/ikat. Umumnya rumput yang dijual merupakan campuran dari rumput lapangan, rumput gajah, dan kacang-kacangan. Satu ikat rumput tersebut bisa untuk memenuhi kebutuhan pakan 10 ekor/hari untuk kambing dan domba.

Menggaji Anak Kandang

Cara yang kedua adalah mempekerjakan orang sebagai anak kandang. Mereka bertugas mengurusi semua kebutuhan hewan ternak anda, diantaranya yaitu membersihkan kandang, mencari rumput dan memberi makan kambing/domba milik tuannya.

Biasanya yang direkrut menjadi anak kandang adalah anak sekolah yang ingin mencari pendapatan tambahan. Selain mendapat upah, mereka juga bisa mendapatkan pengalaman berharga dalam mengurus hewan ternak.

Biaya gaji anak kandang ini relatif, tergantung kebiasaan pada daerah masing-masing. Pemberian upahnya ada yang dilakukan secara mingguan atau bulanan.

Memakai Pakan Fermentasi

Fermentasi merupakan salah satu cara penyimpanan bahan makanan secara anaerob agar awet dan bisa dipakai dalam jangka waktu yang lama. Jadi buat anda yang tidak punya waktu untuk mengarit rumput setiap hari bisa menggunakan pakan fermentasi.

Pada hari minggu biasanya kantor libur, waktu luang tersebut bisa anda gunakan untuk mencari bahan pakan yang ingin akan difermentasi. Bahan baku yang digunakan bisa berupa gedebog pisang, jerami, daun ubi, sayur, dan segala jenis hijauan lainnya. Langkah-langkah pembuatannya bisa kalian pelajari di artikel cara membuat pakan fermentasi ini.

Menggunakan Limbah Pertanian

Yang ketiga adalah menggunakan limbah pertanian sebagai makanan hewan ternak anda. Bahan pakan ini bisa anda dapatkan dari para petani yang tanamannya telah selesai dipanen. Biasanya limbah ini hanya dibakar atau dibuang begitu saja oleh mereka.

Contoh limbah pertanian yang bisa anda gunakan sebagai pakan kambing dan domba yaitu:

  • Jerami padi
  • Tebon jagung
  • Daun kedelai
  • Daun nanas
  • Daun kol
  • Pelepah pisang.

Memanfaatkan Limbah Industri

Selain limbah pertanian, kita juga bisa memanfaatkan limbah yang biasanya dibuang industri sebagai makanan hewan ternak. Bahan pakan ini bisa anda dapatkan dari pabrik-pabrik pengolahan makanan.

Contoh limbah industri yang bisa digunakan sebagai campuran pakan kambing ialah:

  • Ampas tabu
  • Ampas Ubi
  • Kulit kopi
  • Kulit kedelai

Membuat Silase

Selain fermentasi, kita juga bisa membuat silase untuk menyimpan pakan pada wadah kedap udara. Bahan bakunya yang digunakan untuk silase sama dengan fermentasi, bedanya kalau pada fermentasi ada tambahan probiotik seperti EM4, di silase ini tidak menggunakan probiotik. Langkah-langkah cara membuat silase bisa kalian lihat di sini.

Membeli Konsentrat

Konsentrat adalah ransum pakan komplit buatan pabrik. Ransum ini terdiri dari campuran berbagai bahan baku yang berkualitas dan bernutrisi tinggi.

Kandungan gizi pada pakan konsentrat sangat lengkap dan sudah diperhitungkan oleh ahli nutrisi. Pakan ini juga dikenal sebagai complete feed dan biaya untuk menebus pakan ini cukup membuat anda merogoh kocek lebih dalam.

Harga pakan konsentrat di Medan(Sumatera Utara) sekitar Rp 125.000 sampai Rp 150.000 per karung dengan isi 50 Kg. Anda dapat membelinya di toko peternakan atau melalui situs ecommerce seperti Tokopedia.

Sistim Gaduh

Apabila anda tidak mau pusing dan repot, gunakan cara terakhir ini yaitu dengan menitipkan kambing atau domba kepada orang yang mau mengurusi mereka istilahnya gaduh.

Tradisi gaduh adalah sebuah sistem pemeliharaan ternak di mana pemilik hewan ternak mempercayakan pemeliharaan hewan ternaknya kepada kerabat atau orang lain yang telah dikenal dengan imbalan bagi hasil.

Pembagian hasil dilakukan setelah penjualan anakan dengan perbandingan 50:50 antara pemilik dan pengurus. Terkadang ada juga peternak yang membantu biaya makan si pengurus sehari-hari dengan syarat pembagian 70:30. Namun perihal pembagian itu semua tergantung kesepakatan antara si pemilik dengan pengurus hewan ternak tersebut.

Tinggalkan komentar