Panduan Meracik Pakan Bebek Pedaging Agar Cepat Besar

Medanternak – Perkembangan sentra-sentra kuliner yang menyediakan menu-menu berbahan baku daging atau telur bebek di Indonesia belakangan ini telah memicu perkembangan peternakan itik. Secara tidak langsung fenomena ini juga berdampak pada peningkatan volume produksi pakan pabrikan seperti Japfa. Di waktu mendatang, kita berharap baik bebek pedaging maupun bebek petelur dapat menjadi penyedia protein hewani dalam upaya menjaga ketahanan pangan nasional.

Keberhasilan pada sebuah peternakan bebek sangat dipengaruhi oleh sistem management pemeliharaannya. Di Indonesia, proses pemeliharaan bebek dibagi menjadi tiga jenis, yaitu secara ekstensif(sistem penggembalaan), semi intensif(sistem ren), dan intensif(di kandangkan).

Panduan Meracik Pakan Bebek Pedaging Agar Cepat Besar

Sistem Pemeliharaan Bebek di Indonesia

Peternakan bebek secara ekstensif biasanya dilakukan oleh para peternak tradisional dengan menggembalakan bebek/itik mereka di sawah. Sedangkan pada sistem semi intensif, peternaklah yang menyediakan lahan kandang dan memberikan tambahan makanan ala kadarnya yang mudah diperoleh di sekitar lingkungan. Sementara pemeliharaan secara intensif difokuskan pada sisi komersial dan ekonominya, semua biaya diperhitungkan secara detail. Pakan diberikan secara penuh oleh peternak untuk mencapai hasil produksi yang tinggi.

Bebek yang dipelihara secara ekstensif sebagian besar mengonsumsi pakan yang ditemui di tegalan/pesawahan, seperti gabah, keong, tutut, rumput, serangga, dan lain sebagainya.

Berbeda halnya dengan pemeliharaan secara intensif, dimana bebek membutuhkan pakan yang mengandung nutrisi tinggi untuk memenuhi kebutuhan hidup dan berproduksi. Merk pakan bebek pabrikan yang banyak digunakan adalah konsentrat 144. Diharapkan dengan proses pemeliharaan secara totalitas ini dapat menghasilkan keuntungan dalam kurun waktu yang singkat.

Baca juga: Cara Gampang Membuat Pakan Bebek Fermentasi Sebagai Pengganti Konsentrat.

Cara yang tepat untuk meningkatkan bobot bebek pedaging ialah dengan memenuhi kebutuhan nutrisi secara lengkap, contohnya seperti memberikan pakan konsentrat. Namun pemeliharaan dengan pemakaian pakan full konsentrat dinilai tidak ekonomis, sebab harganya lumayan mahal. Oleh sebab itu, banyak orang yang meramu atau meracik pakan dengan menggunakan bahan baku yang banyak terdapat di lingkungan sekitarnya.

Cara Membuat Campuran Pakan Bebek Pedaging Dengan Biaya Murah

Meramu pakan racikan(self mixed) harus berdasarkan kebutuhan nutrisi bebek yang dipelihara. Walau bertujuan untuk menekan biaya produksi agar biaya pakan tidak membengkak, kita tidak boleh mengesampingkan gizi makanan mereka.

Sebab tanpa asupan makanan bernutrisi/gizi yang cukup, jangan harap mereka bisa berkembang dengan baik. Untuk itu diperlukan formula susunan bahan baku yang tepat agar tercipta pakan dengan kualitas yang bagus.

Berikut ini cara membuat pakan racikan untuk bebek pedaging yang mengandung protein 22%:

  • Siapkan bahan baku yang terdiri dari:
    • Konsentrat broiler starter(K).
    • Jagung(J).
    • Dedak(D).
    • Vitamin & Mineral(VM)
  • Tuangkan bahan baku dengan perbandingan K : J : D : VM (38% : 21% : 40% : 1%).
  • Aduk seluruh bahan baku dengan mengunakan sekop atau mixer.
  • Pastikan pencampuran dilakukan secara merata.
  • Simpan hasil pakan racikan tersebut pada wadah yang kedap udara.

Untuk makanan anak bebek/DOC berumur 1 sampai 21 hari agar cepat besar sebaiknya menggunakan konsentrat broiler starter. Setelah mereka berumur 3 minggu ke atas bisa dilanjutkan dengan menggunakan pakan hasil racikan yang telah kita buat tadi. Untuk hasil yang optimal, berikan daun hijauan sebagai tambahan seperti daun pepaya, daun jambu dan daun katuk.

Selain pemberian pakan, perawatan dan pemeliharaan juga sangat menentukan faktor keberhasilan dalam pemeliharaan bebek pedaging. Demikianlah sekilas tentang cara membuat pakan racikan bebek pedaging agar bisa cepat besar dan dipanen. Semoga info yang kami berikan tadi bisa berguna bagi anda, terima kasih.

Tinggalkan komentar