Cara Pemeliharaan Ternak Ayam Kampung Sebagai Pendapatan Sampingan Yang Menguntungkan

MedanternakAyam Kampung adalah ayam lokal asli Indonesia. Industri peternakan di Indonesia semakin berkembang pesat, salah satu peternakan yang paling mudah dilakukan adalah ayam. Selain dagingnya, telur ayam kampung juga banyak diminati oleh konsumen.

Permintaan akan daging dan telur ayam yang tinggi menjadikan usaha budidaya ini sangat menjanjikan. Buat kalian yang tertarik untuk mencoba usaha ini, silahkan simak cara ternak ayam kampung di rumah sebagai pendapatan sampingan ini.

Gambar Ayam Kampung

Cara Ternak Ayam Kampung

Hal yang perlu diperhatikan agar hasil panen budidaya ayam kampung bisa memuaskan, diantaranya yaitu:

  • Pemilihan bibit.
  • Pembuatan kandang.
  • Pemberian pakan.
  • Pencegahan penyakit.

Ketiga hal tersebut sangat mempengaruhi perkembangan ayam ternakan anda. Bagi peternak yang masih baru perlu belajar lebih memperhatikan hal tersebut dalam menjalankan usaha kedepannya.

Menurut thehappychickencoop, beberapa ayam jantan terkadang lebih agresif daripada yang lain, dan mereka terlalu bersemangat untuk menjadi penguasa kandang. Pejantan ini mungkin secara tidak sengaja akan membahayakan ayam betina dengan taji dan paruhnya.

Pemilihan Bibit Ayam

Ayam jenis ini memiliki kelebihan dibandingkan dengan ayam lain yaitu cukup kuat dan tahan terhadap penyakit. Untuk mendapatkan ayam ini bisa diperoleh dari membeli telur atau Day Old Chicken (DOC).

Baca juga: Panduan Lengkap Bagaimana Caranya Ternak Ayam Kalkun Bagi Pemula.

Bila membeli bibit DOC kita harus teliti, jangan membeli anakan yang tidak sehat. DOC yang sehat dan baik memiliki ciri-ciri antara lain:

  • Tidak cacat
  • Berdiri tegap
  • Mata bersinar
  • Pusar sempurna
  • Bulu bersih.

Jenis Ayam

Kini telah ada banyak pilihan ayam kampung hasil persilangan dari bibit unggul yang dapat meningkatkan produktifitas, contohnya:

  • Ayam AKA (Kampung Asli).
  • Ayam KUB (Kampung Unggulan Balitbangtan).
  • Ayam Joper (Jowo Super).
  • Ayam Sensi (Sentul Seleksi).

Dalam usaha budidaya ayam, biasanya para peternak akan membedakan antara ayam pedaging dan ayam petelur. Untuk ayam petelur sebaiknya menggunakan ayam jenis KUB yang lebih unggul dalam bertelur, sedangkan untuk pedaging disarankan Joper yang pertumbuhan bobotnya lebih cepat.

Pembuatan Kandang

Kandang untuk memelihara ayam ini biasanya menggunakan kandang postal/umbaran. Sistem pemeliharaan dilakukan secara massal di dalam kandang.

Ukuran kandang ayam lebih dari seminggu disesuaikan dengan jumlah populasi ayam yang akan dipelihara. Yang penting kandang tetap mendapatkan cahaya sinar matahari. mengapa?? sebab sinar matahari merupakan sumber vitamin D alami yang sangat bagus untuk pertumbuhan ayam. Selain itu, sinar tersebut juga dipercaya dapat membunuh bibit penyakit yang berada di dalam kandang.

Dalam pembuatan kandang ayam, disamping sinar matahari ada lagi hal penting yang harus diperhatikan yaitu lubang ventilasi. Salah satu syarat kandang yang baik yaitu memiliki sirkulasi udara yang lancar.

Pemberian Pakan

Jika ayam dikurung terus menerus di dalam kandang tentu mereka harus diberikan pakan, lain halnya jika ayam diumbar dialam bebas. Sebaiknya ayam kampung diberikan pakan alami dalam mencukupi kebutuhan nutrisi untuk pertumbuhannya.

Seperti yang sudah kita ketahui bersama bahwa pakan merupakan biaya terbesar dalam pemeliharaan hewan ternak, mencakup hingga 80%. Seiring waktu harga pakan pabrikan terus melambung, dimana kenaikan ini tidak diimbangi dengan harga jual ayam di pasar.

Kalau ternak ayam kampung hanya menggunakan pakan voer pabrikan ya bangkrut. Sudah banyak peternak ayam yang terpaksa berhenti beternak karena terancam gulung tikar.

Untuk menyiasati cost produksi yang tinggi tersebut, sebagian peternak menggunakan pakan racikan sendiri. dengan cara ini dipercaya dapat memangkas biaya pakan hingga 50%.

Campuran pakan racikan itu tergantung ketersediaan bahan baku di sekitar lingkungan mereka. Salah satu contoh pakan racikan yang banyak digunakan para peternak ayam kampung adalah:

  • Dedak (40%)
  • Maggot (30%)
  • Jagung (20%)
  • Daun pepaya (9%)
  • Vitamin & Mineral (1%)

Pencegahan Penyakit

Kebersihan kandang pun perlu diperhatikan, terutama untuk kandang yang ditempati terus menerus. Disarankan peternak rutin membersihkan kandang dan melakukan penyemprotan disinfektan, bila perlu lakukan penyuntikan vaksin secara berkala seperti ND, Gumboro, dan AI.

Walaupun ayam kampung terkenal lebih tahan penyakit, namun sebaiknya anda jangan mengambil resiko. Tindakan pencegahan lebih murah dan mudah dilakukan jika dibandingkan dengan pengobatan penyakit.

Tinggalkan komentar